Breaking News

Soppeng tunjukkan kekuatan ekonomi rakyat di tengah dominasi kota besar


Ruangkritik.com, SOPPENG – Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan kekuatan ekonomi kerakyatannya setelah masuk dalam jajaran daerah dengan persentase pekerja informal tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Agustus 2025.

Dalam data tersebut, Soppeng tercatat berada di posisi ke-8 se-Sulawesi Selatan dengan angka pekerja informal mencapai 68,40 persen. Capaian ini dinilai cukup menarik karena Soppeng bukan merupakan kota metropolitan maupun kawasan industri besar.

Tingginya aktivitas pekerja informal di daerah ini menggambarkan bahwa roda ekonomi masyarakat masih bergerak aktif melalui sektor-sektor usaha mandiri seperti pertanian, perdagangan kecil, UMKM, jasa, hingga usaha keluarga.

Kondisi tersebut juga dinilai tidak lepas dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat konektivitas ekonomi masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan akses antarwilayah, penguatan sektor pertanian, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM menjadi faktor yang turut mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat sampai ke tingkat desa.

Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan masyarakat menjadi lebih lancar sehingga membuka lebih banyak peluang usaha bagi warga.

Selain itu, karakter masyarakat Soppeng yang dikenal produktif dan mandiri menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga perputaran ekonomi lokal tetap hidup di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Keberadaan sektor informal pun kini tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan alternatif, tetapi juga menjadi bukti bahwa ekonomi berbasis kerakyatan di daerah nonmetropolitan seperti Soppeng masih tumbuh kuat dan mampu menjadi penopang utama kehidupan masyarakat.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - RUANG KRITIK