Breaking News

Filsafat Jadi Fondasi AI, Stella Christie: Ilmuwan Hebat Lahir dari Cara Berpikir Kritis


Ruangkritik.com,  – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak dapat dipisahkan dari filsafat. Menurutnya, kemampuan berpikir filosofis justru menjadi dasar lahirnya berbagai penemuan besar dunia, termasuk Artificial Intelligence (AI).

Pandangan tersebut disampaikan Stella Christie saat membahas pentingnya pola pikir kritis dalam membangun generasi ilmuwan Indonesia. Ia mencontohkan sosok Alan Turing, yang dikenal sebagai “father of AI”, sebagai ilmuwan yang tidak hanya menguasai matematika, tetapi juga memiliki pemikiran filosofis mendalam tentang logika dan kecerdasan manusia.

Stella menjelaskan, salah satu karya monumental Alan Turing berjudul Computing Machinery and Intelligence diterbitkan di jurnal Mind pada Oktober 1950. Karya tersebut menjadi tonggak penting dalam perkembangan kecerdasan buatan modern.

“Dari filsafat lahirlah banyak penemuan sains,” ungkap Stella Christie. Ia menilai pemahaman filsafat membantu seseorang membedakan mana ilmu pengetahuan berbasis metode ilmiah dan mana yang bukan. Kemampuan berpikir rasional itu dinilai sangat penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Menurut Stella, ilmuwan hebat umumnya memiliki wawasan lintas disiplin. Matematika, filsafat, logika, hingga sains kognitif saling terhubung dalam melahirkan inovasi besar yang mengubah dunia.

Sebagai rekomendasi literasi, Stella Christie juga menyarankan masyarakat membaca buku Gödel, Escher, Bach karya Douglas Hofstadter. Buku tersebut membahas hubungan antara filsafat, matematika, seni, dan kecerdasan, serta telah meraih Pulitzer Prize.

Melalui pandangannya, Stella Christie ingin menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui teknologi, tetapi juga melalui budaya berpikir kritis, rasa ingin tahu, dan keberanian mempertanyakan sesuatu secara ilmiah.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - RUANG KRITIK