Breaking News

Kebijakan Suwardi Haseng Bikin UMKM Tersenyum


Soppeng — Kebijakan pro pedagang kecil kembali ditunjukkan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam pelaksanaan Pasar Ramadhan 1447 Hijriah. Sejumlah langkah strategis diterapkan guna memastikan kegiatan ekonomi masyarakat selama bulan suci berjalan lebih inklusif dan memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Dalam kebijakan yang diterapkan pada Pasar Ramadhan tahun ini, Bupati Soppeng menekankan agar penyelenggaraan kegiatan benar-benar memberi manfaat langsung kepada pedagang kecil serta masyarakat.

Salah satu kebijakan utama adalah penurunan biaya sewa lapak bagi para pedagang. Langkah ini diambil untuk meringankan beban pelaku usaha kecil agar mereka dapat berjualan dengan biaya yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi selama Ramadhan.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng juga menambah jumlah tenant atau lapak yang tersedia. Kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal untuk ikut berpartisipasi dalam Pasar Ramadhan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan meningkatkan pendapatan.

Dalam upaya menjaga transparansi dan kemandirian penyelenggaraan, Bupati Soppeng juga melarang panitia menggunakan dana APBD untuk kegiatan tersebut. Penyelenggaraan Pasar Ramadhan didorong untuk dilakukan secara kreatif dan mandiri melalui kolaborasi berbagai pihak tanpa membebani anggaran daerah.

Selain itu, durasi pelaksanaan Pasar Ramadhan juga diperpanjang, sehingga pedagang memiliki waktu lebih lama untuk berjualan dan masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkunjung.

Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Bupati Soppeng dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pasar Ramadhan di Soppeng tidak hanya menjadi pusat aktivitas kuliner dan silaturahmi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi yang memberi dampak nyata bagi pelaku usaha lokal.

“Vokal dalam aksi, minimal dalam narasi,” menjadi semangat yang menggambarkan pendekatan kepemimpinan Bupati Soppeng dalam menghadirkan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - RUANG KRITIK