Breaking News

Bupati Soppeng Serukan Penguatan Iman di Momentum Malam Lailatul Qadar


Soppeng — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng untuk menyambut Malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Momentum malam-malam terakhir bulan suci Ramadan dinilai sebagai waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka menyambut malam ke-21 Ramadan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 10 Maret 2026, yang diyakini sebagai salah satu malam yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar. Malam yang penuh kemuliaan ini memiliki keutamaan luar biasa karena disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Melalui momentum tersebut, Bupati Soppeng mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini dengan memperbanyak berbagai amalan ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Selain itu, malam Lailatul Qadar juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Soppeng memandang bahwa bulan Ramadan, khususnya pada sepuluh malam terakhir, merupakan momentum penting untuk memperkuat dimensi religius dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh melalui berbagai aktivitas ibadah dan amal kebaikan yang dilakukan selama Ramadan.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh keberkahan, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga suasana yang kondusif, mempererat ukhuwah islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kedamaian.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap keberkahan Malam Lailatul Qadar dapat membawa kebaikan dan rahmat bagi seluruh masyarakat. Momentum spiritual ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi energi positif dalam membangun daerah yang religius, aman, dan sejahtera.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - RUANG KRITIK