Stres merupakan reaksi alami tubuh, baik secara fisik maupun emosional, ketika seseorang menghadapi situasi baru atau penuh tantangan. Dalam kadar tertentu, stres dapat menjadi pemicu positif untuk beradaptasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih kemampuan memecahkan masalah. Namun, ketika stres berlangsung dalam waktu lama atau bersifat kronis, dampaknya dapat merugikan kesehatan.
Stres berkepanjangan dapat memicu berbagai gangguan, mulai dari sulit tidur, kelelahan, sakit kepala, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga berisiko menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, tekanan darah tinggi, serta masalah jantung. Secara sosial, stres yang tidak terkelola dapat memengaruhi hubungan keluarga, produktivitas kerja, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Untuk melihat gambaran tingkat stres secara global, Majalah CEOWORLD merilis laporan yang mengulas negara-negara dengan tingkat stres terendah di dunia. Laporan ini bertujuan membantu masyarakat memahami kondisi kesejahteraan mental dan finansial di berbagai negara, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi wilayah yang masih menghadapi tekanan tinggi.
Dalam kajiannya, CEOWORLD meneliti 197 negara dan wilayah berdasarkan empat aspek utama, yakni stres terkait pekerjaan, keuangan, hubungan sosial dan keluarga, serta kesehatan dan keselamatan.
Hasilnya menunjukkan Monako berada di peringkat teratas sebagai negara dengan tingkat stres terendah di dunia pada 2025 dengan skor 83,83. Lingkungan yang aman, tertata, dan nyaman dinilai menjadi faktor pendukung utama. Monako dikenal memiliki kualitas hidup yang tinggi, pemandangan alam yang menarik, pusat keuangan yang kuat, serta kehidupan sosial yang relatif stabil.
Setelah Monako, posisi berikutnya ditempati oleh Liechtenstein, Luksemburg, Swiss, dan Irlandia, yang juga dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja, sosial, dan kesehatan masyarakatnya.
Berikut daftar 10 negara dengan tingkat stres terendah di dunia berdasarkan tekanan sosial dan keluarga versi CEOWORLD:
1. Monako (83,83)
2. Liechtenstein (83,73)
3. Luksemburg (82,31)
4. Swiss (81,88)
5. Irlandia (81,23)
6. Norwegia (80,96)
7. Singapura (80,82)
8. Amerika Serikat (80,55)
9. Islandia (80,53)
10. Makau, Tiongkok (80,46)
Meski kondisi tiap negara berbeda, pengelolaan stres tetap menjadi tanggung jawab individu. Cara sehat mengatasi stres dapat dimulai dengan menjaga pola hidup seimbang, seperti tidur cukup, makan bergizi, dan rutin berolahraga. Meluangkan waktu untuk beristirahat, melakukan hobi, serta membatasi paparan tekanan kerja juga penting dilakukan.
Selain itu, membangun komunikasi yang baik dengan keluarga atau orang terdekat dapat membantu meringankan beban pikiran. Jika stres dirasa semakin berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional seperti konselor atau tenaga kesehatan menjadi langkah yang bijak. Dengan pengelolaan yang tepat, stres dapat dikendalikan agar tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.
(Red)
0 Komentar